Rabu, Januari 02, 2008

Me and My trousers...

tentang celana panjang dan baju kurung melayu (panjang sampe dibawah lutut) favorit
saya...
dari jaman SMA dulu setelah memakai jilbab,pakaian favorit saya adalah celana
panjang dan baju kurung melayu, tiap kali memakai itu rasanya kok anggun banget
yah...he,
kenapa siy saya tiba-tiba cerita tg ini?
selama kuliah saya selalu berpakaian rapi,pake rok dan atasan panjang serta
jilbab-tdk-transparan yang menutup dada (gak pernah sekalipun pake jilbab lilit-lilit
mencekek leher :P) tapi kadang2 klo santai bepergian dengan keluarga sy suka pake
pakaian favorit saya (celana panjang dan baju kurung-red)... rasanya tidak ada yang
menyalahi aturan agama saya...longgar menutup aurat dan tidak menyerupai laki-laki
(kecuali klo ada laki2 yg mau pake celana kulot plus baju kurung)... SO WHAT'S THE
PROBLEM? hmmm,akhir2 ini sy makin suka aja ber-out fit kayak gitu klo berangkat
kerja...maklum jakarta ganas juga dengan aksi kejar-kejaran and rebut2an bis antar
para pekerja jadi berpakaian seperti itu menjadi pilihan praktis... SO,WHAT'S THE
PROBLEM? okeeee...problemnya adalah ketika saya bertemu dengan seorang teman
baik (yg saya juga ternyata lupa pernah bertemu dimana,pastinya di IPB), seorang
IKHWAN (aktivis mesjid), dan karena saya merasa kenal dengan dia saya pun
menyapanya dengan salam yang baik...but what happen next?he was starring me as if i
am a piece of junk, what??? tentunya saya bertanya-tanya... dan besoknya sudah ada
sms yang berisi kesedihan&kemarahan akan perubahan saya... WHAT? was that so
terrible?...was it only because of i was wearing trousers?

fiuw!ENOUGH of this!!!
saya masih ngaji dan berafiliasi pada harakah yang sama dengan dia...
saya masih slalu berusaha berbuat yang terbaik untuk umat sesuai dengan bidang yang
sanggup saya tangani...
saya masih percaya bahwa berada di"sini" adalah jalan yang terbaik untuk punya peran
bagi islam,bagi bangsa saya...
saya masih yakin dan menjunjung tinggi nilai2 langit dibandingkan nilai-nilai bumi yang
dibuat manusia...but hey, in fact... he did it,he did judge me with earth value... the
question is,apakah dia begitu mulia di mata Alloh sehingga mampu menilai saya begitu
buruk hanya karena pakaian saya?

OUGH!!!
aneh...begitu aneh... !!
dia oknum ...oknum oknum... saya yakin para ikhwah tidak akan semudah itu
menJUDGE orang... apalagi sekedar percaya gosip tanpa bertanya langsung pada saya...
ha ha ha ha, seperti gosip tentang saya berPACARAN.. dan dengan santainya gosip itu
ditelan bulat-bulat DAN DISEBARKAN bukan di re-cek ke saya dengan baik...
COME ON GUYS... your mind is not that narrow kan????
untungnya saya bukan tipe menyerah ketika di diskriminasikan... saya yakin itu semua
untuk kebaikan saya tapi caranya saja kali kurang ahsan (baik-red).